SemataPress

Pemkab Empat Lawang Gelar Rapat Pendataan Calon Lokasi SPPG Wilayah 3T, Pastikan Program MBG Sampai ke Pelosok

By Admin | 28 Januari 2026

Empat Lawang, — Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menggelar Rapat Pendataan Calon Lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Terpencil, Terdepan, dan Tertinggal (3T), Selasa (27/1/2026), bertempat di Ruang Tamu Bupati Empat Lawang.

Rapat ini merupakan tindak lanjut hasil Zoom Meeting Monitoring dan Evaluasi Pengembangan SPPG di Daerah Terpencil yang dilaksanakan Badan Gizi Nasional (BGN) pada 20 Januari 2026. Kegiatan dipimpin oleh Asisten II Setda Kabupaten Empat Lawang, Bapak Rapani, dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepala DPPKB, seluruh Camat, Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), serta Koordinator Wilayah SPPG BGN Kabupaten Empat Lawang.

Mewakili Bupati Empat Lawang, Asisten II Rapani menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan hak dasar anak bangsa yang wajib dijamin oleh negara tanpa pengecualian wilayah.

“Pemerintah harus memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang terlewat dalam mendapatkan haknya atas Makan Bergizi Gratis. Negara harus hadir, bahkan sampai ke wilayah-wilayah terpencil,” tegas Rapani.

Ia menambahkan bahwa pendataan yang akurat dan terintegrasi menjadi kunci agar pembangunan dapur SPPG tepat sasaran dan menjangkau kelompok yang paling membutuhkan, khususnya di wilayah 3T.

Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Empat Lawang, Aldiwan Haira Putra, menjelaskan bahwa rapat ini difokuskan pada penguatan basis data lintas sektor sebagai fondasi penentuan lokasi dapur SPPG.

“Pendataan ini bukan formalitas. Kita ingin memastikan dapur SPPG benar-benar dibangun di wilayah yang paling membutuhkan, dengan data yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Aldiwan.

Dalam rapat tersebut, Dinas Pendidikan menyampaikan data sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta jumlah siswa di wilayah terpencil. DPPKB memaparkan data ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sementara para camat menyajikan data desa dan talang beserta titik koordinat permukiman terpencil di wilayah masing-masing. Korwil SPPG BGN turut menyampaikan data wilayah yang belum terlayani MBG atau masih mengalami keterbatasan layanan.

Aldiwan menegaskan bahwa hasil rapat ini akan menjadi dasar rekomendasi penetapan calon lokasi dapur SPPG Wilayah 3T di Kabupaten Empat Lawang, sekaligus bahan koordinasi lanjutan dengan Badan Gizi Nasional.

“MBG bukan sekadar program, tetapi intervensi negara untuk memastikan keadilan gizi dan masa depan generasi, tanpa terkecuali,” tutupnya (Kominfo)